Share It

Showing posts with label paru-paru basah. Show all posts
Showing posts with label paru-paru basah. Show all posts

Wednesday, May 25, 2011

Bronchitis (Paru-paru Basah) & Bronchiolitis


Bronchitis akut – atau yang dikenal juga dengan Paru-paru Basah – merupakan gangguan kesehatan yang terjadi ketika saluran bronchial dalam paru-paru terendam dengan air. Saluran bronchial ini kemudian akan membengkak dan memproduksi lendir, yang menyebabkan timbulnya batuk-batuk.


Penyakit ini sering timbul setelah adanya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), seperti pilek. Sebagian besar gejala bronchitis akut seperti sakit di dada, sesak napas, dll biasanya bertahan hingga 2 minggu, namun batuknya bisa terus bertahan hingga 8 minggu pada kasus tertentu.


bronchitis and bronchiolitis
Bronchitis kronis bisa berlangsung dalam jangka waktu yang panjang dan biasanya menyerang para perokok. Orang yang menderita bronchitis biasanya akan terus batuk berdahak selama 3 bulan tiap tahunnya, selama 2 tahun berturut-turut. Jika Anda atau keluarga Anda pernah didiagnosa dengan penyakit ini, maka sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis untuk diperiksa lebih lanjut.

Jenis infeksi paru-paru lainnya yang harus diketahui oleh para prang tua adalah Bronchiolitis. Bayi bisa diserang penyakit bronchiolitis (infeksi yang disebabkan oleh virus) yang bisa menghalangi saluran pernapasannya sehingga perlu dirawat.
Penyebab Bronchitis

Beberapa jenis virus, diantaranya: Respiratory Syncytial Virus (RSV), Adenovirus, Influenza dan Parainfluenza
Bakteri, pada kasus yang jarang ditemui
Polutan (bahan kimia yang terkandung dalam udara)

Tanda-tanda dan Gejala Bronchitis

Batuk berdahak (pada hari-hari pertama mungkin batuk kering)
Rasa sakit di dada
Rasa lelah
Sakit kepala ringan
Sakit-sakit pada badan
Demam
Mata berair
Sakit tenggorokan

Periksakan ke Dokter jika Anak Anda Memiliki:

Panas tinggi
Demam dan batuk dengan dahak yang sangat kental atau bahkan mengandung darah
Masalah kronis pada jantung atau paru-parunya
Sesak napas, atau napasnya pendek-pendek
Gejala-gejala bronchitis di atas lebih dari 3 minggu
Selalu terjangkit bronchitis/bronchiolitis

Jika Anda memiliki bayi yang kurang dari 3 bulan dan terkenan demam, sangatlah bijaksana untuk memeriksakannya ke dokter.

Nantinya dokter Andalah yang akan menentukan apakah si kecil terkena bronchitis akut, kronis, bronchiolitis, atau mungkin infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) lainnya. Setelah itulah perawatan yang tepat akan dapat ditentukan.
Kapan Antibiotik Diperlukan?

Untuk kasus bronchitis, antibiotik akan sangat jarang diperlukan, karena bronchitis akut dan bronchiolitis hampir selalu disebabkan oleh virus. Adapun bronchitis kronis memerlukan terapi yang lebih intensif daripada sekedar konsumsi antibiotik.

Walaupun demikian, jika anak Anda didiagnosa dengan penyakit ISPA lainnya seperti Pneumonia atau Pertussis, mungkin dokter Anda akan merespkan antibiotik.

Antibiotik tidak akan membantu untuk bronchitis yang disebabkan oleh virus atau polusi udara (seperti asap rokok). Ingat, meminum antibiotik ketika tidak diperlukan justru akan sangat berbahaya bagi kesehatan Anda dan keluarga.
Bagaimana Mencegah Bronchitis Akut?

Hindari merokok, terutama berbagi sebatang rokok dengan banyak orang
Jaga higienitas tangan
Imunisasi

Bronchiolitis

Bronchiolitis biasanya menyerang anak dibawah usia 2 tahun, terutama bayi berusia 3-6 bulan. Penyebab utamanya adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV) dan terkadang bisa juga disebabkan oleh virus seperti Adenovirus, Influenza dan Parainfluenza.

Virus ini bisa berpindah dari satu orang ke orang lain, baik melalui kontak langsung dengan cairan hidung, maupun melalui udara yang terpolusi. Walaupun RSV hanya akan menimbulkan gangguan ringan pada orang dewasa, namun tidak demikian pada bayi lho!
Resiko terkena bronchiolitis akan meningkat jika terdapat faktor-faktor berikut pada bayi:

Sering berada di sekitar perokok
Usia bayi kurang dari 6 bulan
Hidup di lingkungan yang padat penduduk
Kurang konsumsi ASI
Lahir prematur

Gejala Bronchiolitis

Biasanya dimulai dengan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) ringan
Dalam 2-3 hari bisa semakin parah yang disertai batuk berdesis
Napas bayi tersengal-sengal
Bayi terlihat panik dan gelisah
Pada kasus yang parah, bayi akan membiru dan ini merupakan situasi yang gawat
Cuping hidung bayi akan terlihat membesar setiap kali menarik napas
Otot-otot antara tulang rusuk akan tertarik setiap kali menarik napas

Terapi yang Dapat Membantu

Menepuk-nepuk dada bayi
Konsumsi cairan yang cukup, selain ASI, untuk bayi diatas 6 bulan Anda bisa memberikan air jeruk hangat atau jus apel hangat
Menghisap uap air bisa membantu mencairkan dahak kental yang bisa menyebabkan bayi Anda tersedak. Anda bisa menggunakan alat semacam Humidifier untuk ini
Banyak beristirahat
Jangan biarkan orang merokok di dekat bayi Anda

Biasanya gejala ini akan berkurang dalam waktu 1 minggu dan kesulitan bernapas akan berkurang dalam waktu 3 hari. Angka kematian bayi akibat penyakit ini tidak sampai 1 %.
Kapan Anda Sebaiknya Menghubungi Tenaga Medis?

Hubungi tenaga medis jika bayi yang terkena bronchiolitis:

Menjadi lesu
Kulit, kuku, atau bibirnya membiru
Bernapas dengan napas yang sering dan pendek
Terkena pilek yang memburuk tiba-tiba
Kesulitan bernapas
Cuping hidung membesar dan otot rusuknya tertarik setiap bernapas

Fakta Tentang "Kipas Angin Penyebab Anak Kena Paru-Paru Basah"

Tidur dalam udara panas tentu sangat tidak nyaman, apalagi untuk bayi dan anak-anak. Untuk itulah, kini hampir di setiap kamar tidur tersedia penyejuk udara atau kipas angin agar udara lebih nyaman dan segar. Namun, benarkah tidur memakai kipas ataupun AC bisa membuat anak menderita paru-paru basah?

Menurut penjelasan dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, SpA, sebenarnya tidak ada istilah medis untuk penyakit paru-paru basah. "Ini sebenarnya adalah penyakit pneumonia atau radang paru-paru. Namun, penyebabnya juga bukan karena tidur dengan kipas atau AC," papar dokter yang akrab disapa dr Tiwi ini.

Pneumonia merupakan penyakit radang paru-paru dan bisa menyerang siapa saja, dari bayi sampai usia lanjut. Bila pertahanan tubuh sedang rendah, bakteri penyebab pneumonia bisa memperbanyak diri dan menyebabkan penyakit.

Gejala utama pneumonia adalah batuk disertai napas cepat dan sesak napas. Anak dengan kondisi tersebut perlu segera dibawa ke dokter.

Untuk mencegah pneumonia, daya tahan tubuh anak perlu dikuatkan. Bila kondisi tubuh anak terpelihara dengan asupan gizi yang seimbang dan lingkungan bersih, anak akan terhindar dari penyakit ini.

"Boleh saja tidur dengan kipas angin atau AC, tapi sebaiknya jangan langsung diarahkan ke badan anak," saran dr Tiwi. Balita juga perlu mengganti pakaian secara berkala, terutama jika basah oleh keringat dan tidur di ruangan yang dingin.

Demikian juga dengan penjelasan Dr Aditya Suryansyah SpA

Dalam dunia kedokteran tidak dikenal penyakit paru-paru basah. Bila dimaksud paru-paru basah adalah infeksi paru dapat saja terjadi. Jenis penyakit paru dapat berbeda tergantung bakteri, virus atau jamur penyebab dan lokasi paru yang terkena.

Kipas angin dapat mempermudah timbulnya penyakit bila udara terkontaminasi. Tanda-tanda penyakit infeksi paru secara umum, ditemukan demam dan batuk.

source : Suara Media, Tips Bayi



Read More..

Monday, May 23, 2011

Manfaat Propolis 2

KOMPOSISI DAN MANFAAT PROPOLIS

Profesor Stefan Stangaciu tahun 2005 menyebutkan bahwa propolis memiliki banyak manfaat dibidang kesehatan dan saat ini digunakan secara luas sebagai obat berbagai penyakit. Adapun propolis itu sendiri adalah getah yang dikumpulkan oleh lebah dari berbagai jenis pucuk tanaman dan dari tanaman yang patah. Getah tanaman tersebut kemudian dicampur dengan enzim yang terdapat dalam kelenjar ludah lebah dan digunakan untuk melindungi sarang dari berbagai bakteri, virus dan jamur. Propolis tidak hanya penting bagi koloni lebah tetapi juga penting bagi kesehatan manusia maupun hewan.


Propolis memiliki komposisi yang sangat komplek. Pengetahuan yang lengkap terhadap komposisi propolis sangat membantu untuk memanfaatkan propolis di bidang kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap berbagai tipe propolis didapatkan lebih dari 300 unsur di dalam propolis diantaranya adalah; Flavanoids, chalcones, dehydrochalcones, asam alipatik dan ester lainnya, asam alipatik rantai panjang, minyak volatil rantai pendek, asam aromatik dan ester lainnya, asam benzoik dan turunannya, aldehida, senyawa alkohol, asam sinamat dan turunannya, ketone, phenol, asam amino, vitamin, mineral. Adapun unsur propolis secara kuantitatif adalah sebagai berikut:

1. 55 % getah
2. 7,5 – 35 % lilin
3. 10 % minyak esensial
4. 5 % pollen
5. 5 % asam amino
6. 4,4 – 19 % minyak terbang


Sebagai akibat dari komplek dan lengkapnya unsur yang terdapat dalam propolis, maka propolis memiliki lebih dari 60 manfaat positip bagi tubuh manusia. Manfaat positip tersebut diantaranya: mengaktifkan makrofage, menghambat pertumbuhan sel tumor pada usus besar, efek pembekuan darah, alergy, anti mikro organisme yang tahan terhadap asam, anti alergi, anti bakteri, anti biotik, anti jamur, anti depresi, anti pendarahan, anti herves, anti infeksi, disenfektan, anti pembengkakan, anti leukeumia, anti TBC, antioksidan, anti kejang, anti stress, anti septik, anti virus, menurunkan efek buruk akibat alkohol dan rokok, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol darah, menghaluskan kulit, anti glaukoma, menurunkan resiko pecahnya pembuluh darah, menurunkan efek negatif penyinaran kanker, anti radiasi matahari, meningkatkan biosintesa protein.


Berdasarkan bayaknya manfaat propolis maka, terdapat lebih dari 300 jenis penyakit yang berasal dari seluruh sistem tubuh manusia, mulai dari sistem pencernaan; sistem pertahanan; sistem saraf, sistem sekresi, sistem kelenjar, sistem reproduksi, sistem pernapasan, sistem ekresi, dan sistem sirkulasi.


PENDAPAT PARA AHLI TENTANG PROPOLIS
Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :

1.John Diamond MD; Propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
2.Ray Kupinsel; Propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
3.Profesor Arnold Becket; Propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
4.Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
5.Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospital Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.
6.Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.
7.Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa
8.Dr. K. Lund Aagaard “ Propolis, Natural Substance, the way to health” . Bioflavanoid yang terkandung didalam propolis dapat mendegradasi radikal bebas yang disebabkan polusi, bahan pengawet dan bahan kimia lain yang masuk ke dalam tubuh. Kemampuan kerja bioflavanoid ini setara dengan kemampuan 500 buah jeruk.
9.Prof. Hembing Wijaya kusuma: propolis sangat baik untuk kesehatan kulit dan berkhasiat luar biasa.

Cara Kerja Propolis dalam melawan KANKER : Propolis mengandung zat CAPE (asam Cafeic Phenetyl Esther), berbeda dengan kerja obat Interferon yang membunuh virus juga merusak sel sehat, sehingga pengobatan kanker sering kali menimbulkan pengaruh buruk kepada pasien. Berbeda dengan Propolis, zat CAPE menekan tranformasi DNA-RNA virus sehingga memungkinkan virus menjadi tidak berkembang dan merusak jaringan virus. Dengan demikian virus bisa lenyap tanpa merusak sel-sel jaringan tubuh pasien KANKER.
EFEK SAMPING DARI PROPOLIS

Dr Leonard Mc Kewan menuliskan bahwa selama 2500 tahun penggunaan propolis oleh berbagai masyarkat dari berbagai kebudayaan tidak tercatat adanya efek negatif yang serius dari propolis. Bahkan dokter-dokter di rusia biasa memberikan 9 gram propolis setiap harinya kepada pasien tanpa mengalami kendala. Adapun efek ringan yang sering dirasakan oleh pasien adalah mulut dan tenggorokan terasa kering setelah mengkonsumsi propolis dan kulit yang terasa hangat setelah dioleskan propolis.



ALERGI TERHADAP PROPOLIS

Pada sebagian orang mungkin muncul alergi terhadap propolis, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit daripada jumlah orang yang alergi terhadap madu. Untuk mengetahui apakah seseorang alergi terhadap propolis maka dapat dilakukan tes alergi. Langkah-langkah tes alergi adalah sebagai berikut:

1. Tes alergi pada kulit; dimulai dengan mengoleskan cairan propolis pada bagian kulit sensitif pasien (pada wajah atau lengan bagian bawah) kemudian ditunggu sekitar 30 menit. Apabila pada bagian kulit yang dioleskan terasa gatal dan memerah berarti pasien tersebut alergi terhadap propolis dan disarankan kulit yang diolesi propolis segera dicuci bersih dangan sabun dan dibilas menggunakan air hangat. Adapun pasien tersebut tetap dapat menggunakan propolis hanya untuk diminum dengan dosis 1 tetes dua hari sekali. Jika tidak terdapat rasa gatal dan merah pada bagian kulit yang dioleskan maka lakukan tes alergi kedua.

2. Tes alergi pada mulut dan kerongkongan: campurkan 2-3 tetes propolis pada sedikit air putih kemudian dikumur-kumur dimulut dan diminum, tunggu selama 15 menit. Apabila mulut dan kerongkongan terasa gatal berarti pasien alergi terhadap propolis disarankan pasien minum air hangat banyak-banyak minimal 500 ml. Adapun pasien tersebut tetap dapat menggunakan propolis hanya untuk diminum dengan dosis 1 tetes dua hari sekali. Tetapi jika pasien tidak merasakan gatal pada mulut dan kerongkongan berarti pasien tersebut aman dan bisa langsung diobati dengan propolis.



KETERSEDIAAN PROPOLIS DI PASARAN

Produk propolis dipasarkan dengan berbagai tipe diseluruh dunia beberapa jenis propolis diantaranya adalah:

1. Propolis tablet biasanya berisi 60 mg propolis

2. Propolis Ointment (larutan) propolis dalam bentuk ini terdiri dari larutan ringan dengan konsentrasi 7% ekstrak propolis, larutan sedang dengan konsentrasi 12 % ekstrak propolis dan larutan pekat dengan konsentrasi 15% ekstrak propolis.

3. Propolis kapsul biasanya perkapsul berisi 200 mg bubuk propolis

4. propolis spray (semprot) biasanya berisi 10% ekstrak propolis

5. Propolis tincture (obat tetes) yang dilarutkan dalam air

6. Propolis tincture (obat tetes) yang dilarutkan dalam alkohol

7. Propolmel adalah produk propolis yang digabungkan dengan 70% madu, 20% pollen dan 10% propolis.

8. Propolis cream biasanya terdiri dari 1% - 20% propolis




PENYIMPANAN PROPOLIS

Penyimpanan propolis hendaknya ditempat yang aman dan dalam ruangan yang bersih serta tidak lembab. Berikut ini beberapa faktor lingkungan tempat propolis disimpan dan yang sangat mempengaruhi khasiat propolis, saat propolis tersebut digunakan.

1. Pengaruh suhu

Komposisi dan kegunaan bahan kimia alam senantiasa terpengaruh oleh suhu lingkungan tempat bahan alam tersebut disimpan, tidak terkecuali dengan propolis, suhu ideal penyimpanan propolis ada pada kisaran 150C – 450C sehingga menyimpan propolis didalam lemari es akan membuat propolis mengeras dan tidak dapat dipakai sebagai akibat dari suhu di dalam lemari es yang dingin, begitu juga menyimpan propolis di tempat yang memiliki suhu diatas 450C akan membuat kandungan propolis menjadi rusak.

2. Pengaruh sinar

Secara umum kandungan propolis bereaksi terhadap sinar ultraviolet matahari, sehingga pengemasan propolis umumnya menggunakan bahan-bahan yang berwarna gelap atau bahan yang tidak tembus sinar matahari, oleh sebab itu penyimpan propolis dalam suatu tempat yang terkena sinar matahari langsung akan mengurangi khasiat propolis.

3. Pengaruh bau menusuk

Unsur-unsur di dalam propolis juga reaktif terhadap bau yang menusuk, ketika propolis disimpan di tempat yang terdapat bau menusuk, seperti, bau karbol, amoniak, minyak wangi dan lain-lain, maka zat aktif propolis akan beraksi dengan zat penyebab bau yang akhirnya mengurangi khasiat propolis.


4. Pengaruh gelombang elektromagnetik

Adalah tidak baik apabila kita menyimpan obat atau kimia bahan alam yang berbentuk cair termasuk dalam hal ini propolis di dekat alat-alat elektronik dan alat listrik seperti televisi, radio, handphone, microwave, lemari es, dan lain-lain. Karena alat-alat tersebut memancarkan gelombang elektromagnetik yang berinteraksi dengan atom-atom yang terdapat pada unsur penyusun propolis. Apabila interaksi ini berlangsung lama dapat dipastikan khasiat propolis dapat berkurang.


5. Pengaruh gravitasi

Propolis cair adalah kimia bahan alam yang tentunya memiliki massa, unsur-unsur penyusun propolis memiliki massa yang berbeda-beda. Apabila propolis disimpan dalam waktu yang lama maka unsur-unsur penyusun propolis akan mengendap karena dipengaruhi gaya gravitasi. Karena adanya pengaruh gaya gravitasi inilah mengharuskan kita mengocok propolis sebelum digunakan agar mendapatkan hasil yang optimal.


6. Pengaruh udara

Sebagian besar unsur udara adalah amoniak (NH4) dan oksigen (O2) dan oksigen ini juga bereaksi dengan propolis terutama jika propolis sudah diencerkan kedalam air. Selain itu juga terdapat polutan yang sangat reaktif dengan propolis seperti (NOX), (SOX) dan lain-lain. Unsur ini jika bereaksi dengan propolis akan mengurangi khasiat propolis. Tentunya menjadi sangat baik apabila menutup kembali dengan rapat kemasan propolis setelah pengunaan dan segera meminum propolis yang sudah diencerkan.



DOSIS DAN PENGGUNAAN PROPOLIS

Dosis minimal yang efektif untuk pengobatan dengan propolis adalah sebanyak 1,5 gram propolis atau setara dengan 15 tetes sehari dan dibagi menjadi tiga kali minum dan pengobatan dilakukan selama 20–30 hari. Konsumsi propolis sangat baik apabila dilakukan saat perut dalam keadaan kosong. Pada beberapa kasus yang membahayakan seperti tetanus dan demam berdarah dapat diberikan propolis 60 tetes dalam sehari dan diberikan selama 1 minggu.



MENINGKATKAN KINERJA PROPOLIS DALAM TUBUH

Propolis dalam bentuk cair memiliki keunggulan dalam arti mudah diserap oleh tubuh, tetapi dalam pengobatan kita menginginkan hasil yang cepat dan memuaskan. Terdapat dua langkah agar hasil pengobatan propolis dapat dirasakan dalam waktu singkat.

Pertama: Minum propolis dalam jumlah memadai minimal 500 mg atau setara dengan 5 tetes disaat perut kosong dan dilakukan paling sedikit tiga kali sehari.

Kedua: Lakukan pengenceran dengan teknik mengkoloidkan larutan propolis sebelum diminum teknik ini dilakukan dengan cara sebagai berikut;

1. siapkan 100 ml air bening yang sudah dimasak dan memiliki suhu antara 200C – 500C dalam bekas botol air kemasan

2. teteskan propolis sesuai keperluan minimal 5 tetes pada air yang sudah disiapkan kemudian tutup botol air kemasan tersebut dengan rapat.

3. Kocok botol kemasan minimal 50 kali kocokan secara satu arah boleh secara vertikal boleh juga secara horizontal.

4. Larutan propolis siap diminum.








TABEL praktis penanganan penyakit Dengan PROPOLIS DIAMOND

ROKIM ABDUL KARIIM

Di bawah ini adalah tabel penanganan penyakit yang diderita berdasarkan keluhan pasien. Adapun dosis penggunaan Propolis Diamond untuk penyakit-penyakit yang disebutkan di kolom 2 dapat dibaca pada kolom 3 dan 4 berdasarkan warna yang sama dengan kolom 2. Adapun kolom nomor digunakan untuk merujuk penanganan penyakit yang akan dijelaskan pada bab Penjelasan penyakit .

No
(1)

Sistem atau Organ yang bermasalah
(2)

Gejala yang muncul dari terganggunya sistem dan organ tersebut atau Jenis penyakit yang muncul dari gangguan pada organ tubuh manusia
(3)

Dosis Propolis Diamond untuk dewasa
(4)

Dosis Propolis Diamond untuk anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil, manula diatas 60 tahun dan dewasa penderita yang sudah kronis (menahun) seperti asma, jantung dan gagal ginjal

1

2

3

4

5
Sistem pencernaan

Hati

Jantung

Paru-paru

Ginjal
•Buang air besar tidak teratur
•Sariawan
•Jerawat
•Sering pusing
•Sulit buang angin
•Alergi/gatal-gatal
•Kembung
•Bangun pagi terasa pegal
•Mudah mengantuk
•Mudah lelah
•Mudah terserang flu
•Mudah masuk angin
•Nyeri di dada
•Sering kesemutan/kram
•Tangan dan kaki mudah berkeringat
•Kaki mudah bengkak
•Sesak nafas
•Sering batuk – batuk
•Sering ada lendir di pagi hari
•Alergi
•Buang air kecil keruh
•Sering merasa pegal di pinggang atau ada rasa panas dipinggang
•Asam urat
•Tekanan darah tinggi
•Sakit kepala
•Telinga berdengung
Mulai dengan 5 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 30 tetes 3 kali sehari

Apabila terjadi serangan penyakit mendadak dan akut

Minum propolis diamond 15 – 20 tetes tiap jam sampai rasa sakit reda
Mulai dengan 2 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 15 tetes 3 kali sehari

Apabila terjadi serangan penyakit mendadak dan akut

Minum propolis diamond 5 tetes tiap jam sampai rasa sakit reda

6

7

8

9

10

11

12
Pancreas

Gangguan pada tulang

Reproduksi

Cancer pada organ tubuh

Gangguan pembuluh darah

Gangguan saraf

Gangguan pada darah
•sering merasa haus
•sering merasa lapar
•sering buang air kecil
•kesemutan
•terasa panas ditelapak kaki cepat letih, lelah dan lesu
•vitalitas sex menurun
•sering mangalami penurunan berat badan secara drastis
•apabila ada luka lama sembuh
•tulang lemah
•rematik
•osteoporosis
•kesemutan
•nyeri sendi
•timbul rasa sakit saat menstruasi
•mentruasi tidak teratur
•sering keputihan
•sering pusing
•kulit menjadi kering
•gairah seksualitas menurun
•sulit punya keturunan
•cancer rahim
•cancer payudara
•cancer kelenjar
•cancer paru-paru
•cancer otak
•cancer tulang
•dan lain-lain cancer
•darah tinggi
•darah rendah
•stroke
•vertigo
•kolesterol
•wasir
•Aneurisma
•autisme
•hiperaktif
•lupa ingatan (amnesia)
•alzeimer
•lemah daya tangkap
•stress
•gila
•ayan
•Anemia
•Talasemia
•Leukeumia
•Lupus
•Kegemukan / obesitas
Mulai dengan 5 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 30 tetes 3 kali sehari

Apabila terjadi serangan penyakit mendadak dan akut

Minum propolis diamond 15 tetes tiap jam sampai rasa sakit reda
Mulai dengan 2 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 15 tetes 3 kali sehari

Apabila terjadi serangan penyakit mendadak dan akut

Minum propolis diamond 5 tetes tiap jam sampai rasa sakit reda

13
Serangan virus, dan bakteri pada organ tubuh
- Demam berdarah

- Influenza

- Flu burung

- Antrax

- Disentri

- Diare

- Typhus

- Herves

- Cikungunya

- SARS, dll
Minum Propolis Diamon minimal 15 tetes setiap satu jam sekali hingga sembuh
Minum Propolis Diamon minimal 5 tetes setiap satu jam sekali hingga sembuh

14
Kerusakan mendadak pada organ tubuh
- keracunan makanan, obat-obatan dan pestisida

- Terkena racun binatang berbisa

- Terbentur benda keras

- Tertusuk paku

- Tersiram air panas

- terbakar

- Patah tulang

- Kecelakaan laulintas, dll
Minum propolis diamond sebanyak minimal 30 tetes untuk pertama kali dan selanjutnya minum sebanyak 15 tetes untuk tiap jam

Oleskan Propolis Diamond secukupnya pada luka yang ada minimal 2 kali sehari
Minum propolis diamond sebanyak minimal 20 tetes untuk pertama kali dan selanjutnya minum sebanyak 10 tetes untuk tiap jam

Oleskan Propolis Diamond secukupnya pada luka yang ada minimal 2 kali sehari

15
Gangguan pada mata
- mata plus, minus, silindris

- katarak

- mata merah (konjunctivitis)

- glaukoma

- rabun senja

- alergi sinar

- mata berair, dll

-
Encerkan 5 tetes propolis dengan 10 ml air, kemudian jadikan sebagai obat tetes mata minimal 3 kali sehari. Selain itu minum minimal 5 tetes propolis diamond 3 kali sehari
Encerkan 5 tetes propolis dengan 10 ml air, kemudian jadikan sebagai obat tetes mata minimal 3 kali sehari. Selain itu minum minimal 5 tetes propolis diamond 3 kali sehari

16
Gangguan di kulit kepala
- Ketombe

- rambut rontok

- rambut beruban

- kebotakan

- dll
Encerkan 5 tetes propolis dengan 10 ml air, kemudian jadikan sebagai minyak rambut minimal 3 kali sehari. Selain itu minum minimal 5 tetes propolis diamond 3 kali sehari
Encerkan 5 tetes propolis dengan 10 ml air, kemudian jadikan sebagai minyak rambut minimal 3 kali sehari. Selain itu minum minimal 5 tetes propolis diamond 3 kali sehari

17
Permasalah-an pada hidung dan telinga
- sinusitis

- polip

- telingan bernanah

- radang telinga luar

- radang telinga dalam

- flu menahun, dll
Minum propolis diamond 10-15 tetes 3 kali sehari saat perut kosong, setelah itu diteteskan di hidung atau telinga 2-3 tetes sehari sekali
Minum propolis diamond 5-10 tetes 3 kali sehari saat perut kosong, setelah itu diteteskan di hidung atau telinga 1-2 tetes sehari sekali

18
Permasalah pada gigi dan mulut
- Sakit gigi

- Karang gigi

- Gusi berdarah

- Bau mulut

- Sariawan
teteskan langsung propolis diamond pada bagian yang sakit. Dan jadikan PD sebagai obat kumur dan campurkan PD pada pasta gigi dan gunakan untuk sikat gigi
Teteskan langsung propolis diamond pada bagian yang sakit. Dan jadikan PD sebagai obat kumur

19
Gangguan pada kulit
- Jerawat

- Kutu air

- Bisul

- Flek hitam

- Panu

- Psoriasis

- Luka
Oleskan Propolis Diamond secukupnya minimal dua kali sehari

Atau

Encerkan 5 tetes propolis dengan 10 ml air, kemudian oleskan pada bagian yang bermasalah minimal 3 kali sehari.
Oleskan Propolis Diamond secukupnya minimal dua kali sehari

Atau

Encerkan 5 tetes propolis dengan 10 ml air, kemudian oleskan pada bagian yang bermasalah minimal 3 kali sehari.

20
Orang sehat
Berfungsi sebagai pencegahan (preventif) dan menguatkan stamina tubuh
Minum propolis diamond 5-10 tetes dua kali sehari saat perut kosong
Minum propolis diamond 2-3 tetes dua kali sehari saat perut kosong

21
Kesehatan ibu menyusui
- Melancakan Asi

- Membersihkan darah

- Pemulihan pasca operasi

- Mengencangkan kulit
Minum Propolis Diamond minimal 10 tetes 3 kali sehari

Sering-sering mandi menggunakan air propolis




Gangguan non medis
Gejala yang muncul dari

gangguan ini
Saran bagi dewasa
Saran bagi anak-anak, manula dan wanita hamil

22
Gangguan non medis akibat

Gangguan jin (sihir, guna-guna, pelet dll)
- Badan terasa lemah, loyo dan tidak ada gairah hidup

- berat dan malas beraktivitas, terutama untuk beribadah

- Banyak menghayal, melamun dan bicara sendiri.

- Tiba-tiba menangis atau tertawa tanpa sebab.

- Banyak makan tapi tidak kenyang-kenyang atau sebaliknya tidak makan sama sekali tetapi fisiknya kuat walau tidak menggunakan doping

- Tiba-tiba sangat mencintai orang seseorang yang tidak dikenal / orang yang dibencinya.

- Sakit yang tidak terdeteksi secara medis / penyakit yang tidak sembuh-sembuh

- Mendengar bisikan-bisikan ghaib (terutama untuk melakukan perbuatan tercela)

- Emosional, mudah marah

- Rumah tangga ribut terus tanpa sebab (minta cerail dll)

- Sering mimpi buruk dan seram

- Mimpi bertemu arwah nenek moyang atau tokoh tertentu

- Mimpi melihat binatang seperti: ular, kucing, singa, srigala yang seolah akan menyerangnya.

- Saat tidur merasa ada yang mencekik leher, menggelitik bahkan menendangnya.

- Muncul rasa was-was saat berwudhu dan sholat

- Benci melihat orang sholeh/taat beragama

- Sering merasa ada getaran, hawa dingin atau panas, kesemutan, berdebar dan sesak saat membaca Al-Qur'an

- Sering merendahkan orang lain dalam sikap maupun bicara

- Sering bisa menebak yang pernah dan akan terjadi

- Sering bermimpi orang yang selalu sama

- Sering lupa jumlah rakaat shalat yang sedang dilakukan
Terapi utama adalah dengan do'a atau minta di ruqyah dan banyak mendekatkan diri pada Allah swt dengan penuh keikhlasan

Mulai dengan 5 tetes 3 kali sehari dan terus ditingkatkan secara bertahap sampai maksimum 30 tetes 3 kali sehari


Dikutip dari :

1.http://propolisdiamond.net

2.http://www.binaapiari.com/propolis/
Read More..

Sunday, May 22, 2011

Produk Melia Propolis

Melia Propolis



“Natures Miracle Antibiotic“
Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.

Propolis berasal dari bahasa Yunani:

PRO = SEBELUM, POLIS = KOTA = Sistem Pertahanan Kota.

Kandungan Propolis:

asam amino, vitamin-vitamin dan mineral, bioflavonoids.

=>>Hampir Semua Kitab Suci Menulis Tentang Lebah<<==

Q.S. Surat AN Nahl ayat 68 & 69

… akan keluar dari perut lebah syaraabun (cairan) beraneka warnanya, padanya ada syifa (obat) bagi tubuh manusia…

Hasil Penelitian:

John Diamond, MD:
Dari semua makanan tambahan yang saya selidiki dan uji, Propolis sangat bermanfaat pada Thymus yang merupakan tenaga kehidupan. Propolis mampu mengaktifkan kelenjar Thymus yang menjalankan sistem imunisasi tubuh. Kelenjar Thymus berada pada pangkal leher dan mengandung Lympocytes yang memberikan kekebalan pada kuman dan penyakit.

Roy Kupinsel:
Propolis merupakan Antibiotik Alami yang dapat melawan berbagai penyakit tanpa efek samping, menurut penelitian sarang lebah jauh lebih steril dari ruang operasi rumah sakit.

KESAKSIAN-KESAKSIAN PENYEMBUHAN OLEH PROPOLIS DAN PENELITIAN-PENELITIAN PARA AHLI, MULAI DARI JAMAN SEBELUM MASEHI SAMPAI JAMAN MODERN:

1.Di Yunani , Propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.’
2.Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan simbol keagamaan.
3.Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembengkakan, mengendorkan serta mengentengkan rasa sakit di otot.
4.Gerardis 1579 (Histories of Plants)
Propolis memiliki zat yang dapat menyembuhkan dengan cepat dan efektif digunakan pada jaman perang BOER sebagai penyembuh luka.
5.Nicholas Culpeper (Compleat Herbal)
Propolis baik untuk panas serta pengobatan luka bakar.
6.University of Columbia
Propolis dapat membantu system kekebalan tubuh pada manusia dan juga sangat efektif melawan infeksi, serta menemukan suatu zat anti kanker.
7.Dokter di Czechoslovakia mempergunakan propolis sebagai alat sterilisasi.
8.Prof. Arnold Beckett
Propolis adalah obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur.
9.Dr. John Graange – Department of Microbiology, National Health
Propolis dapat mengembangkan regenerasi jaringan penghubung tulang rawan.
10.Philip Calder – Department of Biochemistry, Oxford University
Propolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.
11.David James (Ahli Gizi)
Propolis telah terbukti menyembuhkan pasien-pasien yang berpenyakit kronis dan berpenyakit mulut dengan cepat.
12.Philip Wander , seorang dokter gigi mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya.
13.Dr. Franz K. Fleks (Austria) mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok , sehat dalam tiga hari.
14.Team Riset Rusia
Di dalam propolis terdapat zat antibiotik alami dan antiviral yang tidak mempunyai efek samping, vitamin, asam amino, mineral serta sangat mujarab untuk penyakit infeksi perut, mulut, tenggorokan (Ensiklopedia Utama).
15.Dr. Peter Mansfield menggunakan propolis untuk penyembuhan demam, panas dan flu.
16.Mitza Vosnjak (bekas Menteri Luar Negeri Yugoslavia) memberikan propolis untuk temannya, Rudi, yang menderita kanker dan sembuh dalam waktu satu bulan.
17.Dr. Fang Chu (Hospital Lienyukang, RRC)
Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan berpenyakit jantung dapat disembuhkan dengan propolis (kandungan lemak turun).
18.Institute of Radiology Sarajevo
Propolis dipergunakan untuk mengobati pasien/ penyakit kanker akibat radiasi.
19.V.P. Kivalkina (Majalah Antibiotics)
Propolis adalah sangat efektif untuk infeksi dan tanpa kadaluarsa.
Dari semua kesaksian tersebut termasuk juga ratusan orang-orang di Indonesia yang telah disembuhkan oleh Propolis dapat disimpulkan bahwa:


Fungsi propolis bagi tubuh manusia:

1.Antibiotik alami
2.Meningkatkan kekebalan tubuh
3.Anti kanker
4.Nutrisi yang bergizi tinggi
CARA MENGKONSUMSI/ PEMAKAIAN PROPOLIS

1.Diminum: teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (sangat bagus dicampur dengan madu)
- Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari
- Orang sakit : 5-7 tetes, 4-5 kali sehari
2.Penyembuhan luar: oleskan propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit.
3.Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping.
PENYEMBUHAN PROPOLIS

PENYAKIT PENYAKIT
Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes
Luka benda tajam, luka terbakar (Infeksi) Darah tinggi, darah rendah
Infeksi kewanitaan Hepatitis/ liver
Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur Asam urat, rematik
Jerawat, bisul Radiasi
Infeksi kulit, telinga, dan gigi Stres, Parkinson
Wasir, ambeien Gangguan pencernaan, maag, DLL
Read More..

Kesaksian Dan Penelitian Para Ahli Tentang Propolis

John Diamond, MD:


Dari semua makanan tambahan yang saya selidiki dan uji, Propolis sangat bermanfaat pada Thymus yang merupakan tenaga kehidupan. Propolis mampu mengaktifkan kelenjar Thymus yang menjalankan sistem imunisasi tubuh. Kelenjar Thymus berada pada pangkal leher dan mengandung Lympocytes yang memberikan kekebalan pada kuman dan penyakit.

Roy Kupinsel:

Propolis merupakan Antibiotik Alami yang dapat melawan berbagai penyakit tanpa efek samping, menurut penelitian sarang lebah jauh lebih steril dari ruang operasi rumah sakit.

KESAKSIAN-KESAKSIAN PENYEMBUHAN OLEH PROPOLIS DAN PENELITIAN-PENELITIAN PARA AHLI, MULAI DARI JAMAN SEBELUM MASEHI SAMPAI JAMAN MODERN:

1.Di Yunani , Propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.’
2.Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan simbol keagamaan.
3.Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembengkakan, mengendorkan serta mengentengkan rasa sakit di otot.
4.Gerardis 1579 (Histories of Plants)
Propolis memiliki zat yang dapat menyembuhkan dengan cepat dan efektif digunakan pada jaman perang BOER sebagai penyembuh luka.
5.Nicholas Culpeper (Compleat Herbal)
Propolis baik untuk panas serta pengobatan luka bakar.
6.University of Columbia
Propolis dapat membantu system kekebalan tubuh pada manusia dan juga sangat efektif melawan infeksi, serta menemukan suatu zat anti kanker.
7.Dokter di Czechoslovakia mempergunakan propolis sebagai alat sterilisasi.
8.Prof. Arnold Beckett
Propolis adalah obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur.
9.Dr. John Graange – Department of Microbiology, National Health
Propolis dapat mengembangkan regenerasi jaringan penghubung tulang rawan.
10.Philip Calder – Department of Biochemistry, Oxford University
Propolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.
11.David James (Ahli Gizi)
Propolis telah terbukti menyembuhkan pasien-pasien yang berpenyakit kronis dan berpenyakit mulut dengan cepat.
12.Philip Wander , seorang dokter gigi mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya.
13.Dr. Franz K. Fleks (Austria) mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok , sehat dalam tiga hari.
14.Team Riset Rusia
Di dalam propolis terdapat zat antibiotik alami dan antiviral yang tidak mempunyai efek samping, vitamin, asam amino, mineral serta sangat mujarab untuk penyakit infeksi perut, mulut, tenggorokan (Ensiklopedia Utama).
15.Dr. Peter Mansfield menggunakan propolis untuk penyembuhan demam, panas dan flu.
16.Mitza Vosnjak (bekas Menteri Luar Negeri Yugoslavia) memberikan propolis untuk temannya, Rudi, yang menderita kanker dan sembuh dalam waktu satu bulan.
17.Dr. Fang Chu (Hospital Lienyukang, RRC)
Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan berpenyakit jantung dapat disembuhkan dengan propolis (kandungan lemak turun).
18.Institute of Radiology Sarajevo
Propolis dipergunakan untuk mengobati pasien/ penyakit kanker akibat radiasi.
19.V.P. Kivalkina (Majalah Antibiotics)
Propolis adalah sangat efektif untuk infeksi dan tanpa kadaluarsa. Read More..

Propolis — Persembahan Dari Lebah

Propolis berasal dari bahasa Yunani yang secara umum berarti pertahanan

kota. Propolis merupakan campuran zat resin (getah) yang dikumpulkan oleh lebah madu dari pohon buds, getah mengalir, atau sumber botani lainnya. Lebah menggunakan propolis sebagai sealant untuk ruang terbuka atau celah yang tidak diinginkan dalam sarang lebah. Propolis digunakan untuk celah kecil (sekitar 6,35 millimeters (0,3 in) atau kurang), sementara ruang yang lebih besar biasanya diisi dengan melilininya. Warna propolis berbeda-beda, tergantung pada sumber botani, yang paling umum adalah coklat gelap. Propolis itu lengket (sticky) di atas suhu kamar. Pada temperatur rendah menjadi keras dan sangat rapuh.

Selama berabad-abad, peternak lebah menganggap bahwa lebah menambal sarangnya dengan propolis untuk melindungi koloni dari unsur-unsur, seperti terpaan hujan dan musim dingin . Namun, abad ke-20 penelitian telah menunjukkan bahwa lebah tidak hanya mampu bertahan, namun juga berkembang pesat, dengan meningkatkan ventilasi selama bulan-bulan dalam musim dingin.

Bagi Lebah, Propolis diyakini memiliki manfaat sebagai berikut:
1. memperkuat stabilitas struktural dari sarang lebah
2. mengurangi getaran
3. membuat sarang lebah lebih terlindungi dengan menambal celah masuk.
4. mencegah penyakit dan parasit yang masuk sarang lebah
5. mencegah pembusukan di sarang lebah. Lebah biasanya membawa limbah keluar dari sarang lebah. Namun jika cicak atau tikus kecil, misalnya masuk ke dalam sarang lebah dan mati di sana, lebah tidak dapat membawanya keluar dari sarang lebah. Dalam hal ini, lebah akan berusaha membungkus bangkai tersebut dengan propolis, membuatnya menjadi mumi sehingga tidak berbau dan tidak berbahaya.

Komposisi Propolis

Komposisi propolis akan berbeda pada setiap sarang , satu tempat dengan tempat lain, dan dari musim ke musim. Biasanya propolis berwarna coklat gelap, namun dapat ditemukan bercorak warna hijau, merah, hitam dan putih, tergantung pada sumber-sumber damar /resin yang ditemukan di wilayah tertentu sarang lebah tersebut.

Propolis yang dikumpulkan lebah dari getah pohon poplar kaya akan flavonoids. Secara tipical propolis dari daerah utara memiliki sekitar 50 konstituen, terutama balsams (50%), waxes (30%), esensial oil (10%), dan pollen (5%).

Di beberapa wilayah Chili, propolis mengandung viscidone, sebuah terpene dari pohon semak Baccharis . Dan di Brazil, baru-baru ini telah berhasil diisolasi naphthoquinone epoxide dari propolis merah, dan asam-asam prenylated (prenylated acids) seperti asam 4-hydroxy-3 ,5-diprenyl cinnamic acid telah didokumentasikan. Analisis terhadap propolis dari Henan, Cina, menemukan sinapic acid, isoferulic acid, caffeic acid, dan chrysin, yang mana tiga senyawa yang disebutkan pertama tadi menunjukan kemampuan anti-bacterial.

Kandungan propolis jelas sangat bergantung dari sumber yang digunakan oleh setiap sarang lebah. Hal inilah yang bertanggung jawab terhadap banyak dan beragamnya klaim sehubungan dengan kandungan medisnya, dan kesulitannya dalam mereplikasi study ilmiah sebelumnya untuk meneliti/menyelidiki klaim-klaim tersebut. Bahkan sample propolis yang diambil dari satu sarangpun dapat berbeda, sehingga untuk melakukan control secara klinis menjadi sulit.

Penggunaan secara Medis

Propolis umumnya dipasarkan oleh toko-toko makanan kesehatan (health food stores) sebagai suatu obat tradisional (traditional medicine). Para praktisi pengobatan alam menggunakan propolis untuk bantuan dari berbagai kondisi, termasuk inflammations, penyakit karena virus (viral deaseases), ulcers, juga luka bakar dangkal.

Propolis juga diyakini untuk meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat sistem kekebalan dan mengurangi risiko katarak. Para peternak lebah dulu menganjurkan sedikit propolis disimpan di dalam mulut sebagai obat untuk sakit tenggorokan. Propolis lozenges dan propolis tinctures dapat dibeli di banyak negara. Meskipun propolis telah diklaim untuk digunakan dalam merawat allergi, propolis dapat menyebabkan reaksi alergi parah jika pengguna adalah sensitif terhadap produk lebah atau lebah.

Beberapa klaim kini sedang diinvestigasi secara klinis dan beberapa studi diterbitkan dalam literature Biomedis. Oleh karena komposisi kimia propolis sangat bervariasi tergantung pada musim, spesies lebah dan lokasi geografis, kita harus berhati-hati sebagaimana hasilnya yang masih diteliti (seperti di atas).

Sebagai antimicrobial
Tergantung dengan komposisi, propolis mampu menunjukkan sebagai bahan antibiotik dan anti jamur (antifungal) yang kuat.

Sebagai emmolient
Studi juga menunjukkan bahwa propolis mampu cecara efektif dalam merawat kulit luka bakar.

Sebagai immunomodulator / Pembentuk Kekebalan Tubuh
Propolis juga menunjukan efek immunomodulator / membentuk kekebalan tubuh .

Sebagai dental anti-plaque agent / anti-plaq pada gigi
Propolis telah menjadi subjek penelitian kedokteran gigi baru-baru ini, karena ada beberapa bukti bahwa propolis mampu secara aktive melindungi terhadap caries gigi dan bentuk-bentuk lain dari penyakit mulut, karena kandungan antimicrobial-nya. Propolis juga efektif digunakan untuk mengobati sariawan (canker sores)

Sebagai anti-tumor growth agent
Penggunaan propolis dalam menghambat pertumbuhan tumor telah diteliti pada tikus di Jepang.

Sumber: wikipedia dan berbagai sumber Read More..

Friday, May 20, 2011

Waspadalah Terhadap Serangan Meningitis


PENYAKIT meningitis ini sudah merenggut jutaan balita diseluruh dunia dan tergolong sangat serius. Kalaupun penderita penyakit ini bisa bertahan hidup, maka mereka akan menderita kerusakan otak, lumpuh, tuli, epilepsi, dan retardasi mental.

Penyakit meningitis ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus Pneumoniae, Haemophilus Influezae, dan Niesseria Menigitides. Namun bakteri Streptococcus Pneumoniae (pneumokokus) diyakini sebagai yang paling sering menyerang bayi dibawah usia dua tahun. Waktu yang dibutuhkan hingga gejala penyakit ini muncul juga sangat pendek, yaitu hanya sekitar 24 jam.

Sumber Penularan

Penularan penyakit akibat bakteri pneumokakus biasanya disebabkan oleh percikan ludah saat bersin, berbicara, batuk dari penderita kepada orang yang sehat. Selain bayi dan para lanjut usia, mereka yang saat sementara dirawat di rumah sakit diyakini yang paling sering diserang penyakit ini.

Pencegahan

Menurut ikatan dokter anak indonesia, untuk mencegah serangan penyakit akibat bakteri pneumokokus ini direkomendasikan untuk diberikan vaksin konjugat pneumokokus. Vaksin tersebut diberikan kepada bayi dan anak-anak usia 2 bulan sampai dengan 9 tahun. Namun masih menurut ikatan dokter anak indonesia, pemberian vaksin ini paling bagus diberikan pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, serta usia 12 s/d 15 bulan.

Gejala Meningitis Pada Bayi

Demam
Kejang pada tengkuk
Rewel/Gelisah
Susah Makan
Menangis terus menerus
Lemah
Intensitas interaksi berkurang
Ubun-ubun membenjol

Gejala Meningitis Pada Anak

Demam
Kejang pada tengkuk
Sakit kepala
Mual-mual
Bingung
Serangan mendadak
Tidak suka cahaya terang
Ruam disekujur tubuh

(Sumber: curhatortu.blogspot.com) Read More..

10 Penyakit Pertama Pada Bayi

MENJADI orang tua baru tentu membahagiakan. Namun, kebahagiaan terkadang berubah menjadi kepanikan tatkala si kecil mendadak sakit. Nah, ada baiknya Anda mengenali 10 penyakit pertama bayi, seperti dipaparkan Dr. Kusnandi Rusmil, Sp.A dari RS Hasan Sadikin, Bandung berikut ini.

1. BATUK-PILEK - Batuk-pilek pada bayi bisa karena banyak faktor. "Sebagian besar penyebabnya virus, yang jenisnya ada ratusan banyaknya. Biasanya sembuh sendiri, kok. Gejalanya, hidung berair, kadang tersumbat, lalu diikuti batuk dan demam." Selain virus, batuk-pilek juga bisa karena bakteri. Biasanya disertai panas dan gejalanya lebih berat, yaitu tenggorokan berwarna merah. Harus diberi antibiotik. Jika terus berlanjut, bisa berakibat komplikasi radang telinga tengah. "Namun, sakit telinga tak selalu terjadi pada batuk pilek.

"Jika cairan atau lendir banyak keluar dari hidung bayi dan membuat napas tersumbat, beri obat tetes hidung atau sedot cairan hidung dengan alat khusus. "Yang penting, penyebabnya dulu yang diobati. Karena virus belum ada obatnya, maka pertahanan tubuh si bayi-lah yang harus ditingkatkan." Biasanya, batuk-pilek pada bayi terjadi sekitar lima hari. Jika panas tubuh bayi tak turun-turun hingga 2 - 3 hari, segera bawa ke dokter. "Orang tua tak perlu cemas jika bayi batuk-pilek. Jika disertai panas, beri obat panas. Jangan lupa, beri nutrisi yang baik, terutama yang mengandung vitamin dan mineral, seperti buah-buahan atau jus, minum yang banyak, terutama ASI."

2. INFEKSI TELINGA - Infeksi telinga dapat disebabkan batuk-pilek oleh virus yang terus-menerus, sehingga virus masuk ke dalam saluran telinga. "Bisa juga karena telinga kemasukan air yang mengandung kuman, sehingga mengakibatkan peradangan saluran telinga tengah." Gejalanya, sakit pada telinga dan panas yang tidak turun-turun selama 2 - 3 hari. "Harus segera dibawa ke dokter. Kalau tidak segera ditangani, gendang telinga bayi bisa meradang dan pecah."

Jika tak diobati, lama-lama radang telinga akan makin parah dan dapat menimbulkan nanah. "Jika nanah pecah, cairan itu akan keluar dari telinga dengan bau yang tidak enak. Efek jangka panjangnya, sistem pendengaran rusak."

3. DIARE - Seperti halnya batuk-pilek, diare pada bayi juga bisa karena bermacam faktor, dari makanan yang tercemar kuman atau virus, keracunan makanan, sampai alergi susu. Diare pada bayi umumnya dapat dilihat dari jumlah cairan yang keluar melalui buang air besar (BAB) yang lebih banyak dari cairan yang masuk. Frekuensi BAB-nya lebih dari tiga kali sehari. Jadi, harus diberi banyak cairan supaya tidak terjadi dehidrasi.

Pencegahannya, beri bayi minum, misalnya oralit, minuman yang mengandung ion, atau minuman yang mengandung probiotik, seperti yoghurt untuk membantu keseimbangan kuman dalam perut. "Bayi enam bulan sudah boleh, kok, diberi minuman mengandung ion atau probiotik." Kusnandi juga menegaskan, obat diare yang paling ampuh bagi bayi sebenarnya ASI, karena mengandung obat anti-virus atau kuman yang dapat mencegah dan mengurangi lamanya penyakit bersarang di dalam tubuh bayi.

Diare yang disertai demam, lanjut Kusnandi, paling sering disebabkan oleh virus. "Semua penyakit karena virus, tidak ada obatnya. Yang penting, meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi kehilangan cairan tubuh dengan banyak-banyak minum, terutama ASI."

Sementara diare disertai muntah, biasanya disebabkan karena rangsangan ke dalam saluran pencernaan. "Rangsangan itu bisa macam-macam, bisa oleh kuman atau racun zat kimia. Sekali lagi, yang penting adalah memberi minum yang banyak. Bisa juga diberi obat anti muntah oleh dokter," kata Kusnandi seraya mengingatkan agar orang tua tidak memberi bayi obat pemampat feses atau tinja. "Jika tinja mampat, kuman enggak mati, malah berkumpul di dalam usus. Lebih baik kuman dikeluarkan dulu melalui BAB. Setelah kuman habis, otomatis diare akan berhenti dengan sendirinya," kata Kusnandi mengingatkan.

4. BATUK PLUS SESAK NAPAS - Pada bayi yang memiliki potensi alergi atau asma, batuk pilek lama-lama bisa menimbulkan sesak napas. "Batuk-pilek ini terjadi akibat kuman yang lama-lama menyebar ke paru-paru. Bisa mengakibatkan gejala radang paru-paru, yaitu sesak napas," ujar Kusnandi.

Jika sudah menyerang paru-paru, berarti sudah masuk ke tahap serius dan harus betul-betul diobati. "Tanda-tanda sesak napas ini dapat dilihat secara fisik, antara lain bayi bernapas lewat hidung, sehingga cuping hidung kembang-kempis, napasnya cepat, setiap bernapas seperti ada yang menariknya hingga dadanya cekung." Penanganan gejala-gejala serius ini harus lebih teliti. Bila perlu dirawat di RS untuk diberi oksigen. "Jika sudah sampai ke tahap serius, tak bisa lagi hanya diberi perawatan di rumah. Bisa bahaya dan harus segera ditolong dokter," tegas Kusnandi.

5. SAKIT TENGGOROKAN - Sakit tenggorokan pada bayi bisa karena kuman atau virus yang menyerang tenggorokan. "Tanda-tanda fisiknya, tenggorokan berwarna merah, yang dapat terlihat di bagian leher. Bayi juga terlihat seperti kesakitan, rewel, dan biasanya sulit menelan."

Jika disebabkan virus, biasanya dokter akan memberi obat pengurang rasa sakit, vitamin, dan dianjurkan diberi makan yang banyak, terutama jus buah, sayur bening, dan ASI, agar tubuhnya kembali kuat. Namun jika penyebabnya kuman, dokter akan memberi antibiotik. "Bisa berupa sirup atau puyer. Puyer lebih ekonomis dan dosisnya bisa lebih tepat, karena dihitung per kilogram berat badan bayi. Efektivitasnya, sih, sebenarnya sama saja dengan sirup."

(Sumber : Tabloid Nova)
Read More..

Hemolytic Anemia

http://www.shvoong.com/medicine-and-health/medicine-history/2168772-hemolytic-anemia