Share It

Showing posts with label bayi. Show all posts
Showing posts with label bayi. Show all posts

Thursday, August 4, 2011

Manfaat & Kegunaan Nebulizer

Nebulizer


Nebulizer adalah alat untuk membantu kelancaran pernafasan bagi pasien. Karena gangguan pernafasan, bila dibiarkan, bisa menurunkan kondisi pasien yang bersangkutan..

Nebulizer itu gunanya untuk yang punya masalah dengan saluran pernafasan, seperti batuk, pilek, atau asma, yang juga berfungsi untuk membantu menngluarkan dahak. Dia lebih bagus dibanding obat oral karena tidak mengendap dalam darah, karena bentuknya uap, jadi efek samping obat sangat kecil. Nebu ini tidak cuma buat asma, buat batuk pilek juga ampuh penggunaannya sama dengan obat oral 3 x sehari, campuran uapnya biasanya juga obat-obat yang memang untuk memperlancar jalan nafas kalau anak yang asma, bisa pakai ventolin yang ampul, bisolvon solution & NaCl dosisnya tergantung berat badan & umur si anak sebaiknya konsul ke dokter biar dosisnya tepat.

Kita tinggal bilang saja ke Dokter anak kalau kita sudah memiliki alat nebulizer dan minta di buatkan resep obatnya, biasanya dokter pasti akan memberikan resep untuk nebul sesuai umur dan sakit si anak.

Mengenai nebulizer dan penguapan merupakan suatu cara pemberian obat melalui inhalasi/pernafasan,Fungsinya sama seperti dengan pemberian obat lainnya namun mempunyai daya efektifitas lebih tinggi dibandingkan melalui mulut. pengobatan lewat nebulizer ini lebih efektif dari obat-obatan minum, karena langsung dihirup masuk ke paru-paru, sehingga dosis yang dibutuhkan pun lebih kecil, otomatis juga lebih aman. Biasanya dipakai untuk anak asma atau yang memang sering batuk pilek berat karena alergi. Kalau batuk pilek biasa yang hanya sekali-sekali saja tidak perlu pakai nebulizer ( atau bisa di tanyakan kepada dokter dahulu )

Memberikan Nebulizer adalah memberikan campuran zat aerosol dalam partikel udara dengan tekanan udara.

Tujuan Memberikan Nebulizer : untuk memberikan obat melalui nafas spontan klien.

Persiapan Memberikan Nebulizer
Alat dan obat :

1. Oksigen set

2. Nebulizer set

3. Cairan normal saline dan obat yang akan dipakai

4. Spuit 5 atau 10 cc.

5. Mouth piece bila perlu

6. Bengkok

7. Tisu

Lingkungan : Bersih dan tenang

Petugas : 1 orang

Prosedur Memberikan Nebulizer:1. Monitor vital sign sebelum dan sesudah pengobatan khususnya pada klien yang menggunakan bronkodilator.

2. Jelaskan prosedur pada klien.

3. Atur posisi klien senyaman mungkin paling sering dalam posisi semifowler, jaga privasi.

4. Petugas mencuci tangan.

5. Nebulizer diisi obat (sesuai program pengobatan) dan cairan normal salin ± 4-6cc.

6. Hidupkan nebulizer kemudian hubungkan nebulizer dan selangnya ke flow meter oksigen dan set aliran pada 4-5 liter/menit, atau ke kompresor udara.

7. Instruksikan klien untuk buang nafas.

8. Minta klien untuk mengambil nafas dalam melalui mouth piece, tahan nafas beberapa saat kemudian buang nafas melalui hidung.

9. Observasi pengembangan paru / dada klien.

10. Minta klien untuk bernafas perlahan-lahan dan dalam setelah seluruh obat diuapkan.

11. Selesai tindakan, anjurkan klien untuk batuk setelah tarik nafas dalam beberapa kali (teknik batuk efektif).

12. Klien dirapikan.

13. Alat dirapikan.

14. Petugas mencuci tangan.

15. Catat respon klien dan tindakan yang telah dilakukan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Perlakukan klien secara hati-hati.
2. Saat awal tindakan klien perlu didampingi sampai terlihat
tenang.

Sumber : Nursingbegin dan berbagai sumber lainnya
Read More..

Tuesday, August 2, 2011

Pengalaman saat Bayi ku Kejang

Mendengar cerita teman-teman saat bayi atau anak mereka kejang sudah membuat saya ngeri, berharap semoga hal itu tidak terjadi pada Putra, anak saya yang saat itu baru berumur 1thn lebih, tetapi ternyata kejadian itu menimpa Putra juga.Pada saat itu Putra baru berumur 1thn lebih, memang dia mudah sekali terkena infeksi tenggorokan, padahal makanan dan lingkungan nya selalu di jaga dengan ketat,buah selalu ada setiap hari, ga pernah makan masakan luar atau jajan,mungkin karena memang sejak baru lahir Putra rentan sekali terhadap penyakit, walaupun bukan penyakit parah, batuk pilek dan infeksi tenggorokan saja....

Seperti biasa bila Putra terkena infeksi tenggorokan pasti dia demam, demamnya bisa mencapai 37 lebih kadang sampai 38 derajat, malam itu ketika dia tertidur pulas setelah saya kompress dan beri obat demam, kira-kira jam 2 malam dia terbangun, awalnya masih baik-baik saja, saya pegang dahinya juga panasnya sudah agak turun, dia masih sempat tertawa-tawa dan menggoda saya, ketika tiba-tiba saja matanya menatap ke pojok kanan atas, saya pikir dia melihat cicak atau apalah di atas ranjang kami, saya masih panggil-poanggil dia, lalu kemudian badannya menyentak 1 kali, karena Putra memang sering kagetan seperti itu sejak bayi jadi saya masih belum berpikir kalo dia itu kejang, lalu saya bangunkan suami saya, dan dia pun masih belum berpikir kesana.....

sampai ketika badannya kaku dan tiba-tiba dia berteriak " wuaaaa", spontan suami saya langsung mengangkat dia dari ranjang dan memeluk sambil menggendong keluar kamar, saat digendong badan Putra masih agak kaku, dengan gigi gemeretak, lalu saya suruh suami memasukkan jarinya ke mulut Putra agar tidak sampai menggigit lidahnya, kemudian suami saya bilang kalau mamanya pernah berpesan bila anak kami sampai kejang minumkan kecap asin biar dia muntah,saya berusaha tenang dan mengambil kecap asin, memasukkan ke mulutnya sedikit demi sedikit dengan posisi jari suami saya masih di mulut Putra.

Setelah saya minukan kecap asin kira-kira 2-3 kali, tak lama kemudian dia pun muntah, setelah muntah kami langsung membawa dia ke UGD karena saat itu sudah jam 2.30 subuh. Kejang yang dialami Putra berlangsung cukup cepat, sentakkannya pun tidak terus-terusan, cuma kaku badannya saja dan giginya gemeretak, dan dokter cukup heran karena tingkat demam Putra pada saat kejang berawal cuma 37 saja, bahkan setelah itu di cek dokter suhu badanny sudah hampir normal hanya 36 lebih.
Karena kami masih khawatir terjadi kejang lagi maka kami menanyakan pada dokter apa Putra perlu di rawat, dokter bilang sebenarnya tidak perlu, tapi kalau kami memang khawatir kami bisa menitipkan Putra untuk di rawat di Rumah Sakit malam itu.Akhirnya kami putuskan membawa Putra pulang. dokter memberi resep obat anti kejang yang di minum dan di masukkan lewat (maaf) dubur.Setelah itu panas Putra berangsur-angsur turun, hanya saja kami slalu was-was bila dia sakit apalagi demam.

Sekarang Putra sudah berusia 2thn 2 bulan, sampai sekarang dia tidak lagi mengalami kejang saat demam ( mudah-mudahan tidak lagi ). Saya masih kurang tau apa sebenarnya boleh meminumkan kecap asin seperti itu saat anak kejang, saya juga lupa menanyakan kepada dokter tentang hal itu, tetapi menurut yang saya baca dari sumber-sumber di internet tidak boleh meminumkan atau memberi makanan pada saat anak kejang atau sesudah kejang karena takut tersedak.Tetapi anjuran meminumkan kecap asin itu kata mertua saya di pakai dari jaman orang-orang tua sejak dulu dan terbukti berhasil....hmmm....memang sih berhasil pada anak saya, tetapi saya tidak menganjurkan kepada ibu-ibu untuk meniru yah, makanya saya posting info yang saya dapat untuk di share juga kepada yang lain dan semoga membantu.


Read More..

Thursday, June 2, 2011

Hemolytic Anemia

Hemolisis adalah kerusakan dini eritrosit, dan itu mengarah pada anemia hemolitik ketika aktivitas sumsum tulang tidak dapat mengkompensasi hilangnya eritrosit. presentasi klinis tergantung pada apakah timbulnya hemolisis secara bertahap atau mendadak dan pada tingkat keparahan kerusakan eritrosit. Seorang pasien dengan hemolisis ringan dapat tanpa gejala. Dalam kasus yang lebih serius, maka anemia dapat mengancam kehidupan, dan pasien dapat hadir dengan angina dan dekompensasi cardiopulmonary.
Presentasi klinis juga mencerminkan penyebab yang mendasari untuk hemolisis. Misalnya, anemia sel sabit (lihat gambar di bawah) dikaitkan dengan krisis occlusive menyakitkan. (Lihat klinis.)

Peripheral preparat dengan sel sickled di 1000x

Selain jumlah sel darah lengkap dan tes hematologi lainnya, studi laboratorium dapat diarahkan oleh sejarah, pemeriksaan fisik, smear perifer, dan temuan laboratorium lain (lihat hasil pemeriksaan). Lebih dari 200 jenis anemia hemolitik ada, dan masing-masing jenis membutuhkan perawatan khusus.

Anemia hemolitik adalah penghancuran sel darah merah sebelum waktunya. Normalnya sel darah marah akan dihancurkan ketika usia sel darah merah itu mencapai 120 hari. Pada anemia hemolitik penghancuran sel darah merah terjadi kurang dari 120 hari. Sumsum tulang yang berfungsi membentuk sel darah merah baru tidak mampu memenuhi kebutuhan sel darah merah karena penghancuran sel darah merah yang cepat sehinga tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh akan sel – sel darah merah baru. Penyebab dari anemia hemolitik karena berbagai macam faktor seperti infeksi atau obat – obatan tertentu seperti antibiotik dan obat anti kejang.

Anemia hemolitik autoimun adalah anemia yang disebabkan karena kesalahan sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel darah merah sendiri, akibatnya sel darah merah banyak yang hancur akibat serangan sistem kekebalan tubuh sendiri. Yang termasuk anemia hemolitik autoimun adalah kelainan genetik dimana sel darah merah yang terbentuk cacat, thalasemia, anemia sel sabit, defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD), dan spherocytosis warisan.Ada jenis lain kekebalan hemolitik anemia di mana penyebabnya dapat menyebabkan penyakit sekaligus jadi dasar pengobatan. Awal penyakit ini sangat cepat dan sangat serius. Penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui


Gejala
pada pasien akan ditemukan gejala antara lain, kelelahan, pucat, sesak napas, kulit kuning, urine gelap.

Pengobatan
Terapi pertama biasanya mencoba pengobatan dengan prednison. Jika prednison tidak memperbaiki kondisi, sebuah splenektomi (pengangkatan limpa) dapat dipertimbangkan. Terapi imunosupresif diberikan jika orang tidak menanggapi prednison dan splenektomi. Cytoxan Imuran dan memiliki keduanya telah digunakan.Transfusi darah diberikan dengan hati-hati, jika diindikasikan untuk parah anemia, karena darah potensi yang mungkin tidak kompatibel dan dapat membawa pada reaksi.
Penanganan dan obat anemia
Pengobatan anemia tergantung dari penyebabnya, jika penyebabnya adalah karena kekurangan zat besi maka diberikan suplemen zat besi, jika penyebabnya adalah darah haid yang berlebihan maka dilakukan terapi hormonal. Jika penyebab anemia adalah karena infeksi maka dilakukan pengobatan terhadap infeksinya. Transfusi darah dilakukan jika anemia terjadi karena kecelakaan atau operasi yang menyebabkan kehilangan darah yang banyak. Dalam beberapa kasus seperti anemia sel sabit, talasemia, dan anemia aplastik, transplantasi sumsum tulang dapat digunakan.


Sumber : detik.com, wikipedia, medlineplus Read More..

Monday, May 30, 2011

Merawat gigi bayi usia 0 - 24 bulan

Kaget rasanya waktu saya tidak sengaja melihat lubang di gigi belakang atas si kecil sewaktu menemani dia bermain dokter-dokteran, padahal umurnya belum genap 2 tahun, tetapi lubangnya lumayan besar. Memang selama ini si kecil tidak pernah mau diajak menggosok giginya dengan pasta gigi, jadi cuma gosok-gosok dengan sikat gigi karet dan sikat gigi berbului halus. Dulu pernah diajak ke dokter gigi pun histeris jd sulit buat dokter gigi untuk menangani gigi nya, akhirnya sa tidak pernah lagi membawa dia  ke dokter gigi, cuma membersih kan sendiri menggunakan cotton bud yang sudah di basahi air hangat ( saran dari dokter gigi ) . 

Setelah mencari info kemungkinan penyebab nya ternyata salah satunya adalah "jangan membiasakan si kecil minum susu dari botol dengan tiduran"....Walaah....ternyata itu sebabnya, karena anak saya tidak pernah jajan, selalu makan sayur dan buah, bahkan jarang makan daging atau ikan karena dia tidak suka dan alergi dengan ikan, dia juga tidak suka makanan atau minuman manis,jadi saya bingung kenapa.


Masalahnya sangat sulit untuk bisa menghentikan si kecil untuk berhenti minum susu dari botol saat dia tidur malam hari sampai pagi, apalagi anak saya dari mulai mau tidur malam sampai pagi bisa menghabis kan sampai 4 - 5 botol susu, kalau ga di kasih dia ga bisa tidur dan terus menangis, berbagai cara saya coba agar si kecil pelan-pelan mengurangi susu nya di saat tidur tapi ga berhasil juga salah satunya dengan membuat susunya encer sekali agar tidak manis dan membuatkan di cangkir sebelum dia tidur.dan saya ajak sikat gigi bersama-sama karena dia melihat saya sikat gigi dan menirunya, cuma yah kadang-kadang kalau datang isengnya yang ada dia malah main air daripada sikat gigi.


di bawah ini ada beberapa cara untuk merawat gigi si kecil, mudah-mudahan bisa membantu supaya jangan sampai si kecil bermasalah dengan gigi berlubang seperti anak saya, kasian karena mereka belum bisa bilang kalau gigi mereka sampai sakit





Cara merawat mulut bayi pada saat usia 0 – 6 bulan:

1. Bersihkan gusi bayi anda dengan kain lembab, setidaknya dua kali sehari

2. Jangan biarkan bayi anda tidur sambil minum susu dengan menggunakan botol susunya.

3. Selesai menyusui, ingatlah untuk membersihkan mulut bayi dengan kain lembab

4. Jangan menambah rasa manis pada botol susu dengan madu atau sesuatu yang manis.



Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 7-12 bulan:

1. Tanyakan dokter anak atau dokter gigi anda apakah bayi anda mendapat cukup fluor

2. Ingatlah untuk membersihkan mulut bayi anda dengan kain lembab ( tidak basah sekali), sehabis menyusui.

3. Jangan biarkan bayi tidur dengan botol susunya (sambil minum susu dari botol) kecuali air putih.

4. Berikan air putih bila bayi anda ingin minum diluar jadwal minum susu

5. Saat gigi mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan menggunakan kain lembab. Bersihkan setiap permukaan gigi dan batas antara gigi dengan gusi secara seksama, karena makanan seringkali tertinggal di permukaan itu.

6. Saat gigi geraham bayi mulai tumbuh, mulai gunakan sikat gigi yang kecil dengan permukaan lembut dan dari bahan nilon.

7. Jangan gunakan pasta gigi dan ingat untuk selalu membasahi sikat gigi dengan air.

8. Periksakan gigi anak anda ke dokter gigi, setelah 6 bulan sejak gigi pertama tumbuh, atau saat usia anak setahun..



Cara merawat mulut dan gigi bayi pada usia 13-24 bulan:

1. Mulailah perkenalkan pasta gigi berfluoride

2. Pergunakan pasta gigi seukuran sebutir kacang hijau.

3. dan gunakan lah air minum yang matang untuk anak berkumur, karena mereka mungkin belum bisa berkumur dengan benar, jadi ada kemungkinan besar air akan tertelan saat si anak berkumur

4. Ajak lah anak menyikat gigi saat kita juga menyikat gigi, karena biasanya anak kecil suka meniru apa yang dilakukan orang, maka ada baiknya jika dilakukan bersama-sama, setelah itu terangkan kepada anak manfaat sikat gigi.

5. Jangan biarkan anak tidur dengan botol susu (sambil minum susu dari botol), kecuali air putih.

6. Sikat gigi anak setidaknya dua kali sehari (sehabis sarapan dan sebelum tidur di malam hari)

7. Gunakan sikat gigi yang lembut dari bahan nilon.

8. Ganti sikat gigi tiap tiga bulan atau bila bulu-bulu sikat sudah rusak.

9. Jadilah teladan dengan mempraktekkan kebiasaan menjaga kesehatan mulut dan lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

10. Biasakan anak untuk memakan makanan ringan yang sehat, seperti buah segar dan sayuran segar.

11. Hindari makanan ringan yang mengandung gula.



dikutip dari pemaparan Drg.Yerika & Drg. Marshinta

dan berdasarkan pengalaman pribadi


Read More..

Wednesday, May 25, 2011

Ini Dia10 Bahaya Asap Rokok Pada Wanita Hamil

Banyak wanita hamil yang tidak merokok tapi sering terpapar radiasi asap rokok dari lingkungan sekitarnya. Kondisi ibu hamil yang kena asap rokok tanpa disadari sebenarnya berpengaruh terhadap kehamilan dan janin yang dikandungnya. Padahal ada 10 bahaya yang terjadi jika ibu hamil kena asap rokok.

Senyawa kimia yang terdapat di dalam rokok bisa masuk ke dalam tubuh ibu hamil dan meracuni janin yang dikandungnya.

Dalam studi yang dilaporkan pada American Association for Cancer Research di Washington menuturkan bahwa senyawa yang masuk tersebut bisa menyebabkan kerusakan genetik yang nantinya bisa menjadi awal bagi penyakit leukimia atau kanker lain.

Peneliti dari University of Louisville menganalisis bahwa ada 3 karsinogen (senyawa pemicu kanker) dari tembakau yang bisa masuk ke dalam tubuh ibu dan bayinya yaitu benzo(a)pyrene, 4-aminobiphenil dan akrilonitril.

Selain bisa menyebabkan kanker, ibu hamil yang terpapar asap rokok juga bisa menimbulkan bahaya lain, seperti dikutip dari CDC.gov dan Telegraph, Kamis (19/5/2011) yaitu:


1. Asap rokok bisa menyebabkan kematian dini (premature death) pada bayi yang sedang dikandung dan menimbulkan penyakit ketika bayi tersebut lahir
2. Berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) karena racun dalam rokok bisa menghambat aliran darah yang merupakan sumber nutrisi bagi bayi
3. Asap rokok bisa meningkatkan risiko bayi meninggal akibat mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) dibandingkan dengan bayi yang tidak terpapar asap rokok
4. Meningkatkan risiko bayi terkena bronkitis, pneumonia, infeksi telinga dan memperlambat pertumbuhan paru-paru
5. Asap rokok selama hamil bisa menyebabkan perubahan dalam struktur DNA bayi yang nantinya dapat melemahkan sistem kekebalan tubuhnya
6. Mengganggu pertumbuhan otak janin selama di dalam kandungan, serta berisiko mengalami keterbelakangan mental
7. Sering terpapar asap rokok bisa membuat bayi lahir prematur yang umumnya memiliki perkembangan organ tubuh yang belum sempurna
8. Meningkatkan risiko bayi yang dikandung memiliki asma
9. Meningkatkan risiko bayi lahir cacat seperti bibir sumbing akibat adanya kelainan pada sperma sang ayah yang perokok
10. Pengaruh asap rokok bisa menyebabkan bayi mengalami penyakit jantung bawaan hingga keguguran

Untuk mencegah hal tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak baik keluarga, teman-teman kerja dan orang-orang disekitar ibu hamil untuk tidak merokok. Serta membuat peraturan yang lebih jelas mengenai tempat-tempat mana saja yang boleh dan tidak boleh merokok.

source : Ibu Prita
Read More..

Pengobatan Bronchitis dengan PROPOLIS


Bronchitis adalah peradangan disebabkan oleh basil atau virus dan berbagai zat polutan seperti zat kimia dari rokok atau asap rokok dan unsur polusi lainnya. Peradangan ini terjadi pada batang tenggorokkan dan mengakibatkan keluarnya lendir. Adanya lendir ini membuat tubuh bereaksi batuk-batuk yang merupakan mekanisme untuk membersihkan lendir. Keadaan ini akibat dari meradangnya saluran napas yang menghubungkan tenggorokan dengan paru-paru (bronchus).


Apabila peradangan terjadi berlangsung terus-menerus selama 2 tahun yang ditandai dengan batuk-batuk disertai dahak yang berlebihan disebut dengan bronchitis kronis. Gejala sakit lainnya yang biasanya di rasakan penderita adalah : munculnya rasa nyeri dan panas di bagian dada, mengalami kesulitan bernapas, suhu tubuh meninggi akibat peradangan, dan terkadang disertai dengan gejala batuk yang mirip gejala asma.

Sedangkan pada bronchitis kronis biasanya ditemukan unsur alergi dari si penderita serta adanya faktor turunan yang mempengaruhinya. Bronchitis kronis termasuk penyakit sumbatan paru menahun yang bersifat makin lama makin bertambah hebat keluhannya. Kebiasaan mengisap rokok merupakan faktor pendukung timbulnya bronchitis kronis.


Pengobatan Bronchitis dengan PROPOLIS
Sudah sejak lama secara tradisional kita mengenal cacahan sisiran lilin lebah mengandung banyak propolis digunakan untuk mengobati bronchitis.

Pada tahun 1975 dokter-dokter dari Rusia telah melaporkan hasil penelitian penyakit Pheuminia dari 76 anak. Penelitian ini untuk meneliti efektifitas penggunaan antibiotik yang umum dipakai dibandingkan antibiotik alami dari Propolis. hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan antibiotik alami dari Propolis menunjukan hasil yang sangat memuaskan dibandingkan dengan antibiotik kimia dalam mengatasi penyakit pheumonia pada anak-anak. Pada tahun 1980 Dr Schelle dari Silesian Medical School merawat 260 pekerja di pabrik baja yang menderita bronchitis. Pasien dirawat dalam 24 hari dengan menggunakan pengobatan extrak propolis cair. Hasilnya penggunaan propolis sangat efektif untuk mengobati bronchitis.

Pada tahun 1989 Peneliti Rusia merawat 104 pasien yang menderita bronchitis kronis metode konvensional digunakan terhadap 56 pasien sedangkan 48 pasien diberikan obat hisap propolis dan madu. Pasien yang mendapatkan propolis dan madu bisa keluar rumah sakit 3-4 hari lebih cepat dari pasien yang dirawat secara konvensional. Tingkat pasien yang kembali sakit untuk yang dirawat secara konvensional 2x lebih tinggi dari pada yang dirawat memakai madu dan propolis.


Mengkombinasikan Madu dan propolis untuk penyembuhan bronkitis terbukti cukup efektif. Madu juga mempunyai zat anti bacterial sehingga mendukung kerja propolis dan perpadunan madu serta propolis akan terasa lebih nikmat. Read More..

Monday, May 23, 2011

Resep Makanan Bayi Umur 6-12 Bulan


1. PUDING ROTI APEL

BAHAN :

150 gr apel, cuci belah empat dan buang bagian tengahnya
75 gr roti tawar buang tepinya dan iris kecil
50 ml susu formula

CARA MEMBUAT :
- Panaskan dandang dan kukus apel selama 10-12 menit kemudian angkat.
- Kupas kulit apel, masukkan dalam blender dan haluskan hingga jadi pure.
- Campur Roti dengan susu formula, aduk sampai roti lunak.
- Tuang campuran roti dan susu formula ke dalam mangkuk dan sajikan dengan pure apel.

Catatan :
- Susu formula bubuk sesuai dengan yang biasa Anda berikan pada bayi
- Boleh gunakan susu formula karena susu karena susu tidak dimasak diatas api pada saat puding roti apel diolah
- Susu formula dibuat dari 50 ml air hangat matang dicampur dan diaduk rata dengan 2 sendok takar susu formula bubuk.
- Untuk 1 porsi (1 porsi = 309 kalori)


2. BUBUR KENTANG BROKOLI

BAHAN :
40 gr daging ayam, cuci, buang lemaknya, potong kecil
100 gr tahu potong kecil-kecil
200 gr kentang, kupas, potong kecil
40 gr wortel, kupas, potong kecil
120 ml air
25 gr brokoli, petik sesuai kuntum, potong kecil

CARA MEMBUAT :
- Masukkan daging ayam, tahu, kentang dan wortel kadalam panci. Tambahkan air, lalu masak sampai mendidih. Tutup dan biarkan selama 30 menit.
- Masukan brokoli masak dalam keadaan tertutup selama 10 menit atau sampai brokoli lunak, angkat.
- Masukan dalam blender dan haluskan, tuang dalam mangkuk dan biarkan dingin.
- Hidangkan segera.

Catatan :
- Agar kentang tidak berubah warna, setelah dikupas dan dibersihkan bagian lekuknya, rendam segera dengan air sebelum diolah lebih lanjut
- Untuk 2 porsi (1 porsi = 155 kalori)



3. NASI TIM HATI

BAHAN :
600 ml air
2 sendok makan beras
25 gr hati ayam, iris kecil
25 gr tempe
50 gr labu kuning parut
1 iris tomat matang
1 sendok teh minyak

CARA MEMBUAT :
- Masak air bersama beras, hati ayam serta tempe, aduk perlahan hingga mengental.
- Masukan labu kuning, tomat dan masak sambil diaduk hingga matang.
- Tambahkan minyak, aduk hingga tercampur rata. Angkat dan biarkan hingga dingin.
- Saring atau masukan kedalam blender dan haluskan.
- Tuang dalam mangkuk dan sajikan segera.

Catatan :
- Pilih hati ayam yang masih utuh, tidak hancur, terutama empedunya. Bila empedu pecah hati akan terasa pahit.
- Untuk 2 porsi (1 porsi = 209 kalori)


4. NASI TIM CINCANG

BAHAN :
500 - 750 ml air
2 sendok makan beras
50 gram tahu, cincang
25 gram daging giling
50 gram wortel parut
25 gram tomat cincang
2 sendok makan santan kental

CARA MEMBUAT :
- Rebus air bersama , tahu dan daging giling. Aduk-aduk dan masukan wortel serta tomat, aduk dan masak hingga sayuran matang & angkat.
- Tuang santan, aduk hingga tercampur rata kemudian angkat kemudian tuangkan kedalam mangkuk tahan panas.
- Panaskan dandang dan kukus nasi tim sampai airnya habis.
- Angkat dan sajikan

Catatan :
1. Pilih tahu yang masih seger, warna dan baunya belum berubah.
2. Untuk 1 porsi (1 porsi = 226 kalori)


5. BUBUR MILNA SARI JERUK

BAHAN :
3 keping biskuit milna
150 ml susu formula cair
50 ml sari jeruk manis

CARA MEMBUAT :
- Campur biskuit dengan susu hangat, aduk sampai rata.
- Tuang dalam mangkuk, siram dengan sari jeruk.
- Hidangkan segera

Catatan :
- Untuk 1 porsi (1porsi = 252kalori)
- Susu formula cair dibuat dari 150 ml air hangat matang dicampur dan diaduk denagn 5 sendok takar susu formula bubuk yang biasa diminum.


6. TIM TAHU LEZAT

BAHAN :
50 gr wortel diparut
50 gr tahu dihancurkan
50 gr tepung beras merah/putih
500 cc air
20 gr daun bayam diiris halus
50 gr tomat diiris kecil
Gula pasir secukupnya

CARA MEMBUAT :
- Masukkan wortel, tahu, tepung beras, dan air dalam mangkuk tahan panas kemudian ditim. Selama ditim mangkuk harus ditutup, sambil sekali-kali isinya diaduk.
- Setelah setengah masak masukan bayam lalu aduk lagi kemudian masak sampai tim betul2 lunak, kemudian angkat.
- Haluskan dengan blender kalau ada, kemudian saringlah dan hidangkan dengan air tomat.

CARA MEMBUAT AIR TOMAT :
- 1. Rendam tomat dalam air panas yang baru mendidih kira2 10 menit, lalu angkat, hancurkan dan saring, tambahkan 100 cc air dan sedikit gula.
- Balita dibawah usia 6 bulan dapat disaring / dihaluskan terlebih dahulu.
- Untuk 1 porsi (1 porsi : 252 kalori).


7. Pure Pisang dan Tahu

Bahan:
1 buah pisang berukuran kecil
50 gram (3 ons) Tahu (pilihlah tahu jenis soft Tahu, yang lembut untuk dikonsumsi bayi)

Cara Membuat:
Kupas dan haluskan pisang kemudian campurkan dengan tahu matang, lumatkan hingga menjadi pure. Anda juga bisa menambahkan buah mangga, aprikot, persik, dan buah-buahan lainnya bersama-sama dengan buah pisang.



Brokoli

Brokoli mengandung nutrisi dan merupakan sumber vitamin yang baik bagi tubuh. kandungan vitamin C dan betacarotene yang terkandung dalam brokoli merupakan sumber nutrisi dan anti oksidan yang baik bagi bayi anda. Sementara ikan salmon memiliki kandungan fatty acid yang baik bagi perkembangan otak baby pada masa awal pertumbuhannya. Paduan menu brokoli dan salmon merupakan pilihan yang sehat bagi bayi anda.


8. Salmon dan Brokoli dengan Saus Keju

Bahan:
75gram fillet ikan salmon
15 gram Butter
50 gram brokoli
15 gram tepung
200 ml susu
20 gram keju gruyere
2 sendok makan keju parmesan
2 sendok makan mascarpone

Cara Membuat:
taruh ikan salmon diatas piring kemudian lumuri dengan butter. Tutupi dengan alumunium foil, dengan memberikan sedikit lubang sebagai ventilasi udara. Kemudian masukan microwave selama kurang lebih satu setengah jam. sementara itu kukus brokoli selama kurang lebih 4 menit.

Untuk membuat saus keju:
Lelehkan butter, aduk bersama tepung dan masak hingga satu menit. Perlahan-lahan tuang susu kedalam adonan, aduk kembali dengan api kecil selama kurang lebih 3 menit samapai saus mengental. Matikan api, aduk keju gruyere dan keju parmesan hingga meleleh, Kemudian aduk bersama dengan mascarpone.

Haluskan ikan salmon, kemudian potong brokoli dengan potongan kecil-kecil, aduk ke dalam saus keju, Sajikan.


9. Bubur Apel Ricotta

Bahan:
4 sdm keju ricotta, siap pakai
1/2 buah apel malang, kupas, potong dadu, lumuri air jeruk
1/2 buah pear hijau, kupas, potong, lumuri air jeruk
250 cc air
1 sdm susu formula 1 diseduh dalam 160 cc air hangat

Cara membuat:
- Rebus apel dan pear dengan air hingga lunak (kira-kita air rebusan tinggal 1/3-nya).
- Masukkan dalam blender, haluskan, dan saring. Campur keju ricotta dengan bubur apel dan pear, serta susuI. Aduk rata. Untuk: 2 porsi

Catatan: jika tidak tersedia keju ricotta, buatlah 4 sdm susu fomula 1 diseduh dalam 500 cc air, kemudian tambah dengan 1 sdm perahan jeruk nipis, diamkan, setelah menggumpal, saring.


10. Bubur Kacang Hijau

Bahan:
100 gr kacang hijau kupas, rendam, tiriskan
250 cc jus apel
1 buah wortel, kupas, potong dadu
400 cc air
10 sdm susu formula 1

Cara Membuat:
- Sangrai kacang hijau hingga matang. Haluskan dan ayak.
- Rebus wortel dengan air hingga tinggal setengah. Ambil airnya.
- Campur kacang hijau bubuk dengan jus apel dan air rebusan wortel. Aduk hingga rata. Jerang di atas api sedang sambil diaduk hingga mendidih.
- Masukkan susu formula 1 sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Angkat. Berikan pada bayi selagi hangat. Untuk: 2 porsi


11. Bubur Beras Merah

Bahan:
100 gr beras merah, rendam, tiriskan, haluskan, dan ayak
600 kaldu ayam
5 sdm susu formula 1
100 gr pepaya matang, haluskan
5 sdm air jeruk manis

Cara Membuat:
o Campur tepung beras merah dengan kaldu ayam, aduk rata. Jerang di atas api sambil diaduk hingga matang. Angkat.
o Tambahkan susu formula 1, aduk rata.
o Tambahkan pepaya dan air jeruk manis, aduk rata. Berikan pada bayi selagi hangat. Untuk: 2 porsi


12. Bubur Si Labu Kuning

Bahan:
100 gr labu kuning, kupas, potong dadu
200 cc air matang
1 sdm susu formula 1, larutkan dalam 160 cc air hangat
1 sdt gula pasir


Cara Membuat:
- Rebus labu kuning hingga lunak (kira-kira air rebusan tinggal 50 cc). Angkat, dinginkan.
- Masukkan dalam blender, haluskan, dan saring. Campurkan dengan susu formula 1 yang sudah dicairkan, dan sedikit gula. Aduk rata. Untuk: 2 porsi


13. Bubur Beras Stroberi

Bahan-bahan:

1 sendok makan Tepung Beras
50 gr Stroberi, haluskan dengan blender
1 sendok makan Susu Formula Lanjutan, larutkan dengan air secukupnya
150 ml Air

Cara Memasak:

o Larutkan tepung beras dengan air, aduk hingga tercampur betul
o Didihkan hingga larutannya mengental dan matang - jangan lupa untuk terus mengaduknya
o Begitu sudah matang, sesaat sebelum diangkat, tambahkanlah stroberi yang sudah dihaluskan
o Tambahkan pula susu formula yang sudah dilarutkan dengan air
o Siap disajikan untuk 1 kali makan

Semoga Bermanfaat

Dari berbagai sumber
Read More..

Sunday, May 22, 2011

Produk Melia Propolis

Melia Propolis



“Natures Miracle Antibiotic“
Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.

Propolis berasal dari bahasa Yunani:

PRO = SEBELUM, POLIS = KOTA = Sistem Pertahanan Kota.

Kandungan Propolis:

asam amino, vitamin-vitamin dan mineral, bioflavonoids.

=>>Hampir Semua Kitab Suci Menulis Tentang Lebah<<==

Q.S. Surat AN Nahl ayat 68 & 69

… akan keluar dari perut lebah syaraabun (cairan) beraneka warnanya, padanya ada syifa (obat) bagi tubuh manusia…

Hasil Penelitian:

John Diamond, MD:
Dari semua makanan tambahan yang saya selidiki dan uji, Propolis sangat bermanfaat pada Thymus yang merupakan tenaga kehidupan. Propolis mampu mengaktifkan kelenjar Thymus yang menjalankan sistem imunisasi tubuh. Kelenjar Thymus berada pada pangkal leher dan mengandung Lympocytes yang memberikan kekebalan pada kuman dan penyakit.

Roy Kupinsel:
Propolis merupakan Antibiotik Alami yang dapat melawan berbagai penyakit tanpa efek samping, menurut penelitian sarang lebah jauh lebih steril dari ruang operasi rumah sakit.

KESAKSIAN-KESAKSIAN PENYEMBUHAN OLEH PROPOLIS DAN PENELITIAN-PENELITIAN PARA AHLI, MULAI DARI JAMAN SEBELUM MASEHI SAMPAI JAMAN MODERN:

1.Di Yunani , Propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.’
2.Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan simbol keagamaan.
3.Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembengkakan, mengendorkan serta mengentengkan rasa sakit di otot.
4.Gerardis 1579 (Histories of Plants)
Propolis memiliki zat yang dapat menyembuhkan dengan cepat dan efektif digunakan pada jaman perang BOER sebagai penyembuh luka.
5.Nicholas Culpeper (Compleat Herbal)
Propolis baik untuk panas serta pengobatan luka bakar.
6.University of Columbia
Propolis dapat membantu system kekebalan tubuh pada manusia dan juga sangat efektif melawan infeksi, serta menemukan suatu zat anti kanker.
7.Dokter di Czechoslovakia mempergunakan propolis sebagai alat sterilisasi.
8.Prof. Arnold Beckett
Propolis adalah obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur.
9.Dr. John Graange – Department of Microbiology, National Health
Propolis dapat mengembangkan regenerasi jaringan penghubung tulang rawan.
10.Philip Calder – Department of Biochemistry, Oxford University
Propolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.
11.David James (Ahli Gizi)
Propolis telah terbukti menyembuhkan pasien-pasien yang berpenyakit kronis dan berpenyakit mulut dengan cepat.
12.Philip Wander , seorang dokter gigi mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya.
13.Dr. Franz K. Fleks (Austria) mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok , sehat dalam tiga hari.
14.Team Riset Rusia
Di dalam propolis terdapat zat antibiotik alami dan antiviral yang tidak mempunyai efek samping, vitamin, asam amino, mineral serta sangat mujarab untuk penyakit infeksi perut, mulut, tenggorokan (Ensiklopedia Utama).
15.Dr. Peter Mansfield menggunakan propolis untuk penyembuhan demam, panas dan flu.
16.Mitza Vosnjak (bekas Menteri Luar Negeri Yugoslavia) memberikan propolis untuk temannya, Rudi, yang menderita kanker dan sembuh dalam waktu satu bulan.
17.Dr. Fang Chu (Hospital Lienyukang, RRC)
Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan berpenyakit jantung dapat disembuhkan dengan propolis (kandungan lemak turun).
18.Institute of Radiology Sarajevo
Propolis dipergunakan untuk mengobati pasien/ penyakit kanker akibat radiasi.
19.V.P. Kivalkina (Majalah Antibiotics)
Propolis adalah sangat efektif untuk infeksi dan tanpa kadaluarsa.
Dari semua kesaksian tersebut termasuk juga ratusan orang-orang di Indonesia yang telah disembuhkan oleh Propolis dapat disimpulkan bahwa:


Fungsi propolis bagi tubuh manusia:

1.Antibiotik alami
2.Meningkatkan kekebalan tubuh
3.Anti kanker
4.Nutrisi yang bergizi tinggi
CARA MENGKONSUMSI/ PEMAKAIAN PROPOLIS

1.Diminum: teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (sangat bagus dicampur dengan madu)
- Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari
- Orang sakit : 5-7 tetes, 4-5 kali sehari
2.Penyembuhan luar: oleskan propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit.
3.Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping.
PENYEMBUHAN PROPOLIS

PENYAKIT PENYAKIT
Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes
Luka benda tajam, luka terbakar (Infeksi) Darah tinggi, darah rendah
Infeksi kewanitaan Hepatitis/ liver
Herpes, penyakit kulit serta penyakit jamur Asam urat, rematik
Jerawat, bisul Radiasi
Infeksi kulit, telinga, dan gigi Stres, Parkinson
Wasir, ambeien Gangguan pencernaan, maag, DLL
Read More..

Hemolytic Anemia

http://www.shvoong.com/medicine-and-health/medicine-history/2168772-hemolytic-anemia