Share It

Thursday, August 4, 2011

Manfaat & Kegunaan Nebulizer

Nebulizer


Nebulizer adalah alat untuk membantu kelancaran pernafasan bagi pasien. Karena gangguan pernafasan, bila dibiarkan, bisa menurunkan kondisi pasien yang bersangkutan..

Nebulizer itu gunanya untuk yang punya masalah dengan saluran pernafasan, seperti batuk, pilek, atau asma, yang juga berfungsi untuk membantu menngluarkan dahak. Dia lebih bagus dibanding obat oral karena tidak mengendap dalam darah, karena bentuknya uap, jadi efek samping obat sangat kecil. Nebu ini tidak cuma buat asma, buat batuk pilek juga ampuh penggunaannya sama dengan obat oral 3 x sehari, campuran uapnya biasanya juga obat-obat yang memang untuk memperlancar jalan nafas kalau anak yang asma, bisa pakai ventolin yang ampul, bisolvon solution & NaCl dosisnya tergantung berat badan & umur si anak sebaiknya konsul ke dokter biar dosisnya tepat.

Kita tinggal bilang saja ke Dokter anak kalau kita sudah memiliki alat nebulizer dan minta di buatkan resep obatnya, biasanya dokter pasti akan memberikan resep untuk nebul sesuai umur dan sakit si anak.

Mengenai nebulizer dan penguapan merupakan suatu cara pemberian obat melalui inhalasi/pernafasan,Fungsinya sama seperti dengan pemberian obat lainnya namun mempunyai daya efektifitas lebih tinggi dibandingkan melalui mulut. pengobatan lewat nebulizer ini lebih efektif dari obat-obatan minum, karena langsung dihirup masuk ke paru-paru, sehingga dosis yang dibutuhkan pun lebih kecil, otomatis juga lebih aman. Biasanya dipakai untuk anak asma atau yang memang sering batuk pilek berat karena alergi. Kalau batuk pilek biasa yang hanya sekali-sekali saja tidak perlu pakai nebulizer ( atau bisa di tanyakan kepada dokter dahulu )

Memberikan Nebulizer adalah memberikan campuran zat aerosol dalam partikel udara dengan tekanan udara.

Tujuan Memberikan Nebulizer : untuk memberikan obat melalui nafas spontan klien.

Persiapan Memberikan Nebulizer
Alat dan obat :

1. Oksigen set

2. Nebulizer set

3. Cairan normal saline dan obat yang akan dipakai

4. Spuit 5 atau 10 cc.

5. Mouth piece bila perlu

6. Bengkok

7. Tisu

Lingkungan : Bersih dan tenang

Petugas : 1 orang

Prosedur Memberikan Nebulizer:1. Monitor vital sign sebelum dan sesudah pengobatan khususnya pada klien yang menggunakan bronkodilator.

2. Jelaskan prosedur pada klien.

3. Atur posisi klien senyaman mungkin paling sering dalam posisi semifowler, jaga privasi.

4. Petugas mencuci tangan.

5. Nebulizer diisi obat (sesuai program pengobatan) dan cairan normal salin ± 4-6cc.

6. Hidupkan nebulizer kemudian hubungkan nebulizer dan selangnya ke flow meter oksigen dan set aliran pada 4-5 liter/menit, atau ke kompresor udara.

7. Instruksikan klien untuk buang nafas.

8. Minta klien untuk mengambil nafas dalam melalui mouth piece, tahan nafas beberapa saat kemudian buang nafas melalui hidung.

9. Observasi pengembangan paru / dada klien.

10. Minta klien untuk bernafas perlahan-lahan dan dalam setelah seluruh obat diuapkan.

11. Selesai tindakan, anjurkan klien untuk batuk setelah tarik nafas dalam beberapa kali (teknik batuk efektif).

12. Klien dirapikan.

13. Alat dirapikan.

14. Petugas mencuci tangan.

15. Catat respon klien dan tindakan yang telah dilakukan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Perlakukan klien secara hati-hati.
2. Saat awal tindakan klien perlu didampingi sampai terlihat
tenang.

Sumber : Nursingbegin dan berbagai sumber lainnya

1 comment:

  1. Trims infonya. Nebulizer memang sangat membantu melancarkan pernapasa. Anak kami yang ada asma juga memakai alat ini. Selain itu kami juga memiliki tabung oksigen di rumah.

    ReplyDelete

Hemolytic Anemia

http://www.shvoong.com/medicine-and-health/medicine-history/2168772-hemolytic-anemia